Cara Mudah Menghitung Kebutuhan Keramik Lantai / Dinding

Advertisement
Advertisement
Cara Menghitung Kebutuhan Keramik – Suatu konstruksi bangunan, entah itu rumah atau konstruksi lainnya, memang memerlukan dekorasi agar bisa tampak lebih menjanjikan. Terlebih untuk bagian lantai dan dinding yang mana terbilang cukup mempengaruhi tampilan konstruksi bangunan khususnya rumah. Ada cukup banyak jenis material yang bisa dipergunakan untuk melapisi bidang permukaan lantai sekaligus dinding. Batu alam, keramik lantai, marmer, granit dan lantai kayu adalah beberapa material yang mungkin umum dipergunakan untuk melapisi lantai. Sedangkan untuk material yang biasa digunakan sebagai pelapis dinding, diantaranya ialah batu alam, cat tembok interior / eksterior, wallpaper dinding dan keramik dinding.

Beberapa material tersebut, pada umumnya memboyong nilai jual tersendiri. Dimana harga cat tembok, pastinya berbeda dengan harga batu alam, harga wallpaper dinding, lantai kayu, marmer dan granit. Begitupun untuk harga keramik dinding, yang mana belum tentu sama dengan harga keramik lantai. Pemilihan material yang akan diaplikasikan pada dinding maupun lantai, sebaiknya disesuaikan dengan selera atau lebih baiknya diserasikan dengan desain rumah. Jika misalnya berkeinginan untuk memasang material dari jenis keramik yang pada nantinya akan diaplikasikan pada permukaan lantai maupun dinding, maka hal-hal yang perlu untuk lebih dicermati. Dan adapun hal seperti yang dimaksud, diantaranya adalah cara memilih keramik dan cara menghitung kebutuhan keramik lantai / dinding.
Bagaimana tips cara menghitung jumlah kebutuhan keramik untuk tangga, lantai, dinding, ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, teras rumah minimalis, ukuran 20x20, 25x25, 30x30, 40x40, 50x50, 60x60, 80x80, marmer, granit, batu alam, lantai kayu, vinyl.
Tips Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik (image source : kompas.com)
Cara memilih keramik dan cara menghitung kebutuhan keramik dinding atau lantai, terbilang cukup perlu untuk diketahui. Dengan mengetahui kedua hal tersebut, diharapkan bisa meminimalisir terjadinya kemungkinan-kemungkinan yang dianggap cenderung kurang diinginkan. Semisal terjadinya kekurangan jumlah keramik saat proses pemasangan dan salah pemilihan keramik, baik pada segi motif, ukuran hingga kualitas dari material itu sendiri. Terlepas dari itu semua, bagi rekan-rekan yang berkeinginan untuk memasang keramik pada bidang permukaan lantai maupun dinding dan bertujuan untuk membelinya, namun masih belum mengetahui cara menghitung jumlah keramik yang dibutuhkan, maka tidak ada salahnya jika menyimak beberapa rangkuman materi yang telah diringkas sebagaimana berikut ini;

Cara Menghitung Luas Ruangan yang Akan Dipasang Keramik

Sebelum menghitung jumlah kebutuhan keramik lantai atau dinding untuk rumah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan menghitung luas ruangan yang hendak dilapisi menggunakan keramik itu sendiri. Lakukan penghitungan luas ruangan, misalnya pada dinding maupun lantai ruang tamu, teras, dapur, kamar mandi atau ruangan-ruangan lainnya. Penghitungan tersebut tidak hanya berlaku untuk pemasangan keramik saja. Melainkan juga perlu dilakukan untuk pemasangan lantai kayu, vinyl, marmer, granit, batu alam atau material pelapis lainnya.

Cara Menentukan Ukuran Keramik yang Akan Dipasang

Setelah cara menghitung luas ruangan untuk pemasangan keramik, langkah selanjutnya mengenai cara menghitung jumlah kebutuhan keramik lantai maupun dinding ialah dengan menentukan ukuran keramik yang hendak dipasang. Jika luas ruangan sudah diketahui dan telah menentukan ukuran keramik yang akan dipasang, maka selanjutnya tinggal menghitung luas total dari ukuran keramik yang telah dibeli. Sebagai contoh, apabila Anda memilih keramik dengan ukuran 20x20 dengan isi 25 keping per dus atau per kotak, maka luas total yang ditemukan dalam satu dus adalah 1 m2 (0,20 x 0,20 x 25 = 1 m2).

Cara Menghitung Jumlah Keramik yang Harus Dibeli

Sesudah menentukan ukuran keramik yang akan dipasang pada permukaan lantai maupun dinding, cara menghitung jumlah kebutuhan keramik selanjutnya adalah dengan menghitung jumlah keramik yang harus dibeli. Pastikan bahwa pembelian keramik nantinya dilebihi atau diberi toleransi. Tujuan dari pembelian dengan jumlah yang lebih tersebut, dimaksudkan untuk cadangan atau jaga-jaga jika nantinya terjadi hal-hal yang cenderung kurang diinginkan. Semisal saat terjadinya kerusakan seperti pecahnya keramik ketika hendak dipasang. Toleransi dengan membeli keramik dalam jumlah yang lebih, bisa sebesar 3% dari jumlah pembelian keramik. Apabila lebih dari 3%, juga tidak ada salahnya, justru malah lebih baik untuk menyediakan ketersediaan atau stok bila suatu saat diperlukan.

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Lantai / Dinding Untuk Rumah

Contoh Soal Cara Menghitung Kebutuhan Keramik:

Pak Anggola mempunyai dapur dengan ukuran 5 x 5 m. Ruang keluarga berukuran 2 x 3 m. Beliau berkeinginan untuk memasang keramik dengan ukuran 20x20 pada kedua ruangan tersebut. Berapakah jumlah keramik yang harus dibeli oleh Pak Anggola?

Diketahui:

  1. Luas ruang dapur = 5 x 5 = 25 m2 = 250.000 cm2.
  2. Luas ruang keluarga = 2 x 3 = 6 m2 = 40.000 cm2.

Ditanyakan: Berapakah jumlah keramik yang harus dibeli oleh Pak Anggola?

Jawab:

A. Rumus Cara Mecari Luas Ruangan

  1. Luas ruang dapur = 5 x 5 = 25 m2 = 250.000 cm2.
  2. Luas ruang keluarga = 2 x 3 = 6 m2 = 60.000 cm2.

B. Rumus Cara Mencari Luas Keramik

  • Keramik yang dipilih oleh Pak Anggola berukuran 20x20, maka hasil dari luas keramik adalah 20 x 20 = 400 cm2.

C. Rumus Cara Mencari Jumlah Kebutuhan Keramik / Keping

  1. Jumlah kebutuhan keramik untuk ruang dapur (250.000 ÷ 400) + (3% dari kebutuhan keramik) = 625 + 18,75 = 643,75 jika dibulatkan maka menjadi 644.
  2. Jumlah kebutuhan keramik untuk ruang keluarga (60.000 ÷ 400) + (3% dari kebutuhan keramik) = 150 + 4,5 = 154,5 jika dibulatkan maka menjadi 155.

D. Rumus Cara Mencari Jumlah Total Kebutuhan Keramik / Kardus

  1. Jumlah kebutuhan keramik untuk ruang dapur / kardus = 644 ÷ 25 = 25,76 (bulatkan saja menjadi 26 kardus).
  2. Jumlah kebutuhan keramik untuk ruang keluarga / kardus = 155 ÷ 25 = 62,2 (karena sudah diberi toleransi 3% maka tidak diharuskan membulatkan menjadi 63 kardus).

Cara menghitung kebutuhan keramik lantai atau dinding seperti yang baru saja disampaikan merupakan beberapa rangkuman yang berhasil dipublikasikan dengan melibatkan berbagai sumber sebagai referensinya. Selain cara seperti yang telah disajikan, mungkin masih ada banyak lagi metode yang bisa dipergunakan untuk menghitung jumlah keramik yang dibutuhkan. Meski demikian, namun setidaknya cara-cara di atas setidaknya masih bisa rekan-rekan pergunakan sebagai referensi ketika hendak membeli keramik dan mengaplikasikannya pada dinding maupun lantai.
Advertisement